Postingan

Wish you where here

Take it slow, tell me all how you've grown Just for me, could we all reminisce? Better yet, here's a pen, make a list Fill it full with all the things I've missed 'Cause I can barely drive past the school without stopping to think of you And how we used to act the fool But worst of all, I wish I'd called at least a thousand times or more Just to hear what I've been missing If a picture is all that I have I can picture the times that we won't get back If I picture it now, it don't seem so bad Either way, I still wish you were here Don't say everything's meant to be 'Cause you know it's not what I believe Can't help but think that it should've been me Either way, I still wish you were here Thinking back on the days where we all used to say "I know anywhere's better than here" In the back of the class where we grew up too fast Living life like there's nothin' to fear But the ice on the road, driving home all alo...

Elegi esok pagi

 Ijinkanlah kukecup keningmu Bukan hanya ada di dalam angan Esok pagi kau buka jendela Kan kau dapati seikat kembang merah Engkau tahu aku mulai bosan Bercumbu dengan bayang-bayang Bantulah aku temukan diri Menyambut pagi membuang sepi Ijinkanlah aku kenang Sejenak perjalanan Ho Dan biarkan ku mengerti Apa yang tersimpan di matamu Ho Barangkali di tengah telaga Ada tersisa butiran cinta Dan semoga kerinduan ini Bukan jadi mimpi di atas mimpi Ijinkanlah aku rindu Pada hitam rambutmu Ho Dan biarkan ku bernyanyi Demi hati yang risau ini Ho Barangkali di tengah telaga Ada tersisa butiran cinta Dan semoga kerinduan ini Bukan jadi mimpi di atas mimpi

December

Stumbled round the block a thousand times  Missed every step that I could find I’m sick to my stomach, thinking that you’re someone else’s And I’m just a memory, I’m just a ghost I’m just the one that you used to know And I’m just a guy who’s looking for a way to let go ​ ​And I know, I know that I’m a mess And I know, I know I’m not the best But I’m trying, I’m trying to be better than I was Before I met you ​ ​I hope you get your ballroom floor Your perfect house with the front porch door With a white picket fence and a family Everything you ever wanted, everything you ever needed And I hope you find what you’re looking for Because I’m not what you’re looking for No, I’m not what you’re looking for ​ ​I’ve been thinking 'bout the things that I should’ve said I’m sorry that I never stayed I’ve been thinking 'bout the times that we could’ve had But I’m the only one to blame ​I hope you get your ballroom floor Your perfect house with the front porch door ...

Seribu kali aku mencintaimu bahkan setelah kita asing

 I love you a thousand more Sampai kutemukan cara ku untuk melupakanmu pergi hidup dan mati rasa pastikan aku untuk menunggumu sampai pada palung kecewa bila pada akhirnya kita menjadi asing pada kata bahagia sial sayangnya aku tetap akan percaya And all along i believed i would find you time is brought your heart to me i have loved you for a thousand years i love you for a thousand more Bila habis sudah cinta ini tak lagi tersisa untuk dunia karena t'lah ku habis kan cinta sisa cinta ku hanya untuk mu

Psikologi

 --- Mengapa Orang Tetap Merokok Meski Tahu Itu Berbahaya? Sebuah Tinjauan Psikologi Merokok adalah salah satu kebiasaan yang paling membingungkan. Di satu sisi, semua orang tahu bahwa rokok berbahaya. Peringatan kesehatan terpampang jelas pada setiap bungkusnya: “Merokok membunuhmu.” Namun di sisi lain, jutaan orang tetap menyalakan sebatang rokok setiap hari. Kenapa itu bisa terjadi? Jawabannya tidak sesederhana “kurang niat” atau “tidak peduli”. Ada alasan psikologis yang jauh lebih dalam. --- 1. Ketergantungan Nikotin yang Sangat Kuat Nikotin bekerja cepat di otak, memberikan sensasi nyaman, tenang, dan fokus. Efek ini membuat otak cepat terbiasa dan akhirnya bergantung. Saat berhenti merokok, tubuh bisa merasa gelisah, marah, atau sulit konsentrasi. Inilah yang membuat banyak perokok terus merokok, meski mereka tahu risikonya. --- 2. Konflik Pikiran: “Aku Tahu Berbahaya, Tapi…” Dalam psikologi, ini disebut cognitive dissonance. Perokok tahu rokok buruk bagi kesehatan, tetapi p...

Kisah leonardo da vinci

 --- Leonardo da Vinci: Kisah Sang Jenius yang Lahir Terlalu Cepat untuk Zamannya Ada banyak tokoh hebat dalam sejarah, tetapi hanya sedikit yang mampu meninggalkan jejak sedalam Leonardo da Vinci. Nama “Leonardo” bukan cuma identik dengan seni, tapi juga sains, teknologi, hingga cara kita memandang kreativitas. Setiap kali kita melihat lukisan Mona Lisa, mendengar tentang helikopter, atau membaca tentang anatomi manusia, ada bayang-bayang Leonardo di sana. Namun, siapa sebenarnya pria jenius yang karya-karyanya masih membuat dunia kagum hingga hari ini? --- Awal Kehidupan: Anak Luar Nikah yang Berbeda dari Semua Orang Leonardo lahir pada 15 April 1452 di sebuah desa kecil bernama Vinci, Italia. Ia adalah anak luar nikah dari seorang notaris dan seorang perempuan desa, membuatnya tidak bisa mengikuti pendidikan formal seperti anak-anak bangsawan. Tapi dunia seolah menyiapkan sesuatu yang jauh lebih besar. Leonardo kecil tumbuh dengan rasa ingin tahu yang tak pernah padam. Ia mengam...

Apa saja yang terjadi di abad 1 sampai abad ke 21

 --- 🏛️ Abad 1–5 (Zaman Kuno Akhir) Kekaisaran Romawi mencapai puncak kejayaan (abad 1–2). Yesus Kristus hidup dan agama Kristen mulai menyebar. Kekaisaran Han di Tiongkok mengalami masa keemasan. Awal mula penyebaran agama Buddha di Asia. Keruntuhan Kekaisaran Romawi Barat (476 M) menandai berakhirnya zaman kuno dan awal abad pertengahan. --- ⚔️ Abad 6–10 (Abad Pertengahan Awal) Munculnya agama Islam (abad ke-7) dan penyebarannya ke Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia. Kerajaan-kerajaan besar di Eropa, seperti Franka dan Bizantium. Perang-perang Viking dan penyebaran bangsa Nordik. Di Asia Tenggara, muncul kerajaan seperti Sriwijaya. --- 🏰 Abad 11–15 (Abad Pertengahan Akhir & Renaisans Awal) Perang Salib antara Kristen dan Islam. Mongol di bawah Genghis Khan menaklukkan wilayah luas (abad ke-13). Majapahit berdiri di Nusantara (1293). Renaisans dimulai di Italia (abad ke-14–15): kebangkitan ilmu pengetahuan, seni, dan filsafat. Penemuan mesin cetak oleh Gutenberg (sekitar 1...